Inikah Waktu yang Tepat Ajukan Kartu Kredit Pertama?

Posted on

Kartu kredit memang nampaknya menjadi salah satu produk perbankan yang tidak pernah sepi peminat. Banyak orang yang meski sudah ditolak pihak bank berkali-kali, namun tetap giat untuk apply kartu kredit.

Sebab, sebagai salah satu alat pembayaran yang sah, banyak keuntungan yang bisa didapat dari kartu kredit. Mulai dari banyaknya promo di aneka merchant, reward, fasilitas khusus, cashback, hingga program cicilan. Namun sekarang, soal cicilan, nggak lagi perlu andalkan kartu kredit karena sudah ada https://www.kredivo.com yang menyediakan layanan kredit instan online tanpa perlu kartu kredit dan tanpa dp.

Bagi kamu yang saat ini belum punya atau baru niat buat kartu kredit, jangan buru-buru memutuskan sebelum mempertimbangkan hal-hal penting berikut ini.

Apakah kamu benar-benar butuh?

Apa tujuan buat kartu kredit? Kalau hanya untuk ikut-ikutan saja, apalagi belanja konsumtif, sebaiknya jangan.

Tapi, misalnya kamu suka traveling ke luar negeri dan ingin transaksi serba praktis, pengajuan kartu kredit pertama bisa dicoba. Dengan Mastercard atau Visa, traveling ke luar negeri jadi lebih lancar. Selain itu adanya kartu kredit juga bisa menjadi penolong dalam keadaan darurat. Biasanya, kartu kredit juga memiliki fasilitas atau benefit khusus seperti frequent flyer bagi nasabah yang akan traveling ke luar negeri.

Kalau kamu harus bayar banyak tagihan per bulannya, mulai dari air, listrik, internet, atau telepon, kamu bisa memasukkan kartu kredit ke dalam billing tagihan. Jadi, lebih praktis dan nggak ada lagi cerita lupa bayar listrik atau internet sampai harus denda.

Apakah penghasilan kamu sudah lebih dari cukup?

Hal utama yang cukup penting dalam mengajukan kartu kredit adalah punya pekerjaan dan penghasilan tetap per bulannya. Kalau kamu berwirausaha atau pengusaha, maka harus ada bukti yang menunjukkan bentuk usaha yang kamu jalani sekarang. Dengan begitu, pihak bank akan memperhitungkan kamu sebagai salah satu nasabah yang memenuhi kriteria untuk proses kartu kredit.

Hampir semua bank bahkan menerapkan persyaratan minimum penghasilan Rp 3 juta per bulan dan usia minimum 21 tahun bagi nasabah yang ingin ajukan kartu kredit. Ini mengacu pada kebijakan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia.

Pertanyaannya, apakah penghasilan yang kamu punya saat ini sudah cukup? Atau justru masih sering kelabakan saat tanggal tua? Hal yang perlu diingat saat mengajukan kartu kredit, ada tagihan yang nantinya harus dibayar, mulai dari tagihan angsuran, bunga, biaya admin, dan biaya tahunan. Pastikan penghasilanmu sudah lebih dari cukup untuk mengcover semua biaya-biaya tersebut.

Apakah kamu masih punya utang saat ini?

Saat kamu mengajukan kartu kredit ke sebuah bank, pihak bank akan melakukan BI checking untuk mengecek histori kreditmu sebelumnya atau meminta histori rekening koran bagi yang belum pernah punya riwayat kredit.

Coba ingat-ingat lagi, apakah kamu pernah menunggak bayar cicilan kendaraan, misalnya? Atau apakah kamu saat ini masih punya angsuran yang belum selesai tenornya? Jika ya, sebaiknya tunda ajukan kartu kredit. Apalagi jika jumlah angsuran sudah mencapai 30% dari total penghasilan. Sebab, kemungkinan besar pengajuanmu akan ditolak oleh pihak bank.

Bank biasanya akan memberikan limit kartu kredit sebesar 30% dari total penghasilan. Jika kondisi keuanganmu saat ini belum terlalu baik, kamu perlu tunggu hingga cicilan atau utang yang ada saat ini lunas dan keuangan kembali stabil.

Apakah kamu sudah paham fungsi dan seluk beluk kartu kredit?

Sudah tahu tagihan apa saja yang akan membebanimu kelak jika punya kartu kredit? Suku bunga, biaya keterlambatan bayar, biaya tarik tunai, biaya over limit, biaya admin, dan biaya tahunan, adalah aneka biaya yang wajib kamu bayar saat memutuskan untuk memiliki kartu kredit.

Sebagian besar orang, terutama milenial, menurut survei yang dilakukan situs finansial LendEdu, sekitar 34,40% milenial tidak tahu pasti tentang persentase biaya keterlambatan kartu kredit. Bahkan, 45% dari milenial tidak tahu pasti tentang suku bunga dari kartu kreditnya.

Kalau kamu mau ajukan kartu kredit pertama, hal pertama yang harus ditanyakan dengan detail kepada pihak bank adalah biaya-biaya tersebut. Pastikan informasi persentase suku bunga, biaya tahunan, biaya overlimit akurat dan sangat jelas. Kamu juga perlu tahu jenis-jenis kartu kredit yang disediakan oleh bank. Pilih yang sesuai dengan tujuanmu agar bisa dapat benefit yang maksimal. Kalau suka traveling, pilih kartu kredit khusus traveling yang punya banyak bonus poin, rewards, atau program frequent flyer.

Apakah ada solusi lain selain kartu kredit agar bisa cicilan?

Biasanya, agar bisa beli barang dengan cicilan terutama di marketplace atau merchant online, syarat utamanya adalah memiliki kartu kredit bank tertentu. Bagi kamu yang sudah punya barang impian dari lama tapi tidak mau bayar secara tunai, sekarang nggak perlu repot buat kartu kredit, manfaatkan saja cicilan tanpa kartu kredit dengan Kredivo.

Kredivo kini tersedia di lebih dari 150 merchant online ternama dan kredibel di Indonesia seperti Lazada, Blibli, Tokopedia, Bukalapak, Shopee, dan JD.id. Pakai Kredivo bahkan lebih untung daripada kartu kredit. Kamu nggak perlu pusing soal biaya tahunan, biaya admin, atau biaya tambahan lainnya. Sebab, Kredivo tidak membebankan biaya tambahan apapun kecuali suku bunga dan biaya keterlambatan sebesar 3%.

Kredivo menawarkan opsi cicilan dengan pilihan tenor 3, 6, dan 12 bulan, dengan bunga yang rendah dibanding lembaga multifinasial lain, hanya 2,95% saja. Nggak perlu dp juga! Kalau mau bunga 0%, kamu juga bisa pilih opsi “Bayar dalam 30 hari” yang tersedia di Kredivo, namun dengan maksimum transaksi Rp 1,5 juta.

Kredivo dapat memberikan limit atau plafon kredit hingga Rp 20 juta. Pastikan saat daftar, histori kredit atau rekeningmu dalam keadaan baik dan stabil. Ini bisa membantu agar kamu dapat plafon kredit yang lebih besar. Kamu bisa download aplikasi Kredivo sekarang di Google Play Store atau App Store.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *