Inilah Wanita Terkaya di Indonesia 2016 Versi Majalah Forbes

Posted on

Di Indonesia, orang terkaya tidak hanya dimiliki oleh para pria saja, akan tetapi ada nama perempuan yang juga mampu menembus nama sebagai orang terkaya tahun 2016. Dimana perempuan tersebut bernama  Kartini Muljadi. Usianya memang sudah tidak muda lagi yakni sudah mencapai angka 86 tahun. Meski demikian, tercatat jumlah kekayaannya oleh Forbes mencapai 760 juta dolar AS atau sekira Rp 9,88 triliun. Dengan total kekayaan tersebut, dirinya pun masuk jajaran 50 orang terkaya di Indonesia versi majalah Forbes.

kartini-muljadi-640x360Jumlah kekayaan yang dimiliki oleh Kartini ini sendiri mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun 2015 yang lalu. Dimana pada tahun 2015 dirinya tercatat baru memiliki total kekayaan sejumlah 715 juta dolar AS atau sekira Rp 9,29 triliun. Namun di akhir tahun 2015, jumlah tersebut kemudian meningkat hingga 45 juta dolar AS menjadi 760 juta dolar AS. Hal ini pun membuatnya menanjaki peringkat ke 40 sebagai orang terkaya di Indonesia yang artinya turun dibandingkan dengan tahun lalu yang berada di urutan ke 38.

Kartini Muljadi sendiri merupakan orang yang berprofesi sebagai pengacara serta konsultan hukum yang memilih untuk membuka sebuah kantor hukum milik pribadi yang diberi nama  Kartini Muljadi & Rekan. Berdasarkan sumber Detik diketahui bahwa kantor hukum milik Kartini sangat disukai banyak orang, sehingga banyak digunakan oleh perusahaan yang bergerak di bidang multinasional. Hal inilah yang kemudian membuat bisnisnya berkembang dengan sangat pesat.

Selain memang memiliki kantor hukum sendiri, kegiatan hariannya pun banyak dihabiskan dengan berbagai kegiatan sosial. Dimana dirinya bersama dengan  Yayasan Candra Naya dan Yayasan Sumber Waras banyak sekali memberikan bantuan kesehatan kepada orang-orang yang membutuhkan. Selain itu, dirinya pun banyak ikut berperan dalam pemberian beasiswa.

Meski sudah mendapatkan buah dari kerja kerasnya, namun kesuksesan Kartini sendiri ditempuh dengan jalan yang tak mudah. Pada awalnya, bisnis yang dikelolanya adalah mendirikan sebuah perusahaan obat yang diberi nama Tempo Scan Pasific. Namun, usaha yang dijalani oleh wanita yang pernah mendapatkan penghargaan Capital Market Life Time Achievement Award di tahun 2014 tersebut mendapatkan hasil yang kurang baik, dimana keadaan perusahaannya pun dalam kondisi keuangan yang tidak sehat. Dimana setahun terakhir harga saham yang dikelolanya pun merosot hingga 45 persen. Penyebabnya sendiri adalah nilai volatilitas harga rupiah terhadap dolar yang terus mengalami pergolakan di tahun 2015.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *