Tsania Marwa Dapat Laporan Atalarik Syah Melarang Anak Sekolah

Posted on

Tsania Marwa belakangan kembali mengungkapkan keburukan dari suaminya yakni Atalarik Syah. Dimana dalam sebuah konfrensi pers yang digelarnya setelah selesai melaksanakan sidang perceraian dirinya dengan Atalarik Syah di depan Pengadilan Agama Cibinong, Jawa Barat kemaren. Disebutkan oleh Tsania Marwa bahwa dirinya mendapatkan sebuah laporan yang menyebutkan bahwa sang suami telah melarang sang anak untuk pergi ke sekolah. Apa yang dilakukan Arik ini sendiri lantas membua Tsania pun merasa marah dan ingin segera membawa pulang anak-anaknya ke rumahnya sendiri agar bisa kembali bersekolah.

Disampaikannya juga bahwa dirinya pun hingga saat ini merasa tidak tenang karena telah meninggalkan buah hatinya yakni Syarif Muhammad Fajri dan Aisyah Shabira meski memang dalam pengawasan sang suami yakni Atalarik Syah. Meski memang Arik adalah sang ayah, namun Marwa menilai bahwa sang suami tidak menanamkan hal-hal yang baik bagi anak-anak mereka. Dirinya pun mendapatkan sebuah laporan bahwa anaknya yakni Syarif bahkan tidak pernah lagi masuk sekolah sejak Arik berangkat Umrah. Apalagi memang Syarif sering sekali menangis ketika berada di sekolah karena kangen dengan sang ibunda yakni Marwa.

“Dia (Syarief) nggak boleh sekolah. Saya dapat laporan dari orangtua murid, dari Atalarik pergi umrah anak saya nggak sekolah. Itu saya dapat laporan. Saya nggak tahu. Ya mungkin faktor keamanan atau apa saya nggak paham. Cuma saya dapat laporan kalau anak saya dari yang Arik umrah itu nggak boleh sekolah dulu dan saya dapat pernyataan resmi itu dari salah satu orang rumah,” beber Marwa, dikutip Tabloid Bintang (19/4).

“Nangis terus, katanya kangen uminya. Dan, nggak ada gerak hati bapaknya untuk nganter anak saya. Bisa lihat sendiri saya diusir, kata kakaknya saya kabur. Nggak punya otak karena saya datang pas suaminya nggak ada,” tambahnya.

Tidak hanya sekedar melarang Syarif pergi ke sekolah, bahkan Arik sendiri tidak mengambilkan rapor anaknya tersebut ke sekolah.

“Yang kedua anak saya kemarin ada ambil rapor. Saya dapat info dari salah satu orang tua murid, teman saya. Saya tanya sama suster baik-baik, ‘Sus siapa yang besok yang ambil rapor Syarief’, kata suster ‘Bapak Bu’. Habis itu saya langsung diblok kan? Ternyata nggak diambil. Saya dapat info dari gurunya, nggak diambil rapornya Syarief,” sesal Marwa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *